Tuhan, apa yang salah dariku yang berharap dia berada dalam genggaman sedang takdirMu belum mengijinkan?
Aku yang buruk untuk dia yang sempurna, atau dia yang terlalu tinggi untukku? Hingga Engkau bena-benar tidak rela aku bersama dia. Tuhan, tolong jawab tanyaku sedikit saja, supaya gundahku ada balasnya.
Berhari-hari hingga bulan berganti , rasaku menyangkal atas pergimu. Dulu, kisahku terlalu indah hingga aku benar-benar lupa, jika yang indah akan pergi, yang buruk akan terganti, dan yang hilang hanya akan menjadi kenang.
Apalah hanya seperti itu ceritaku, Tuhan? Aku mempercayaiMu tanpa mengubah rasa percaya ku, yang aku tahu, Engkau adalah yang baik dari yang terbaik. Aku meminta dia kepadaMu, sedang Engkau tak memberi restu.
Tuhan, maafkan hambaMu yang kacau saat aku melihat hambaMu yang sedang jauh. Memeluk pilihannya, sedang aku yang memilihnya tidak bisa menggenggamnya lama-lama. Engkau selalu tahu doaku kan? Engkau selalu tau siapa nama yang ku sebut dalam tengadahku, dan dalam sujud ku. Hingga aku benar-benar lupa, jika aku terlalu berbelas untuk "engkau untuk Engkau mengabulkannya. Entahlah Tuhan, aku tidak terlalu pandai berkata "aku mencintaimu", karena aku tahu, kamu tidak memberi dia rasa .
Tuhan, biarkanlah aku karam atas ceritaMu, yang enggkau tulis, biarkan aku menjalaninya dengan tulus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar