Aku adalah sunyi yang engkau genapi, hingga berada didekapmu aku terpenuhi.
Aku adalah kosong yang engkau isi, hingga pada bahumu sandarku tahu diri.
Aku adalah ruam pada sayatan, hingga memelukmu perihku tidak terasa lagi.
Kamu adalah segalanya,
Segala yang membuatku lupa diri
Lupa akan sakit, lupa akan lara, lupa akan bahagia
Sebab segala tentangmu adalah tanpa karena.
Kamu adalah lilinku
Inginku cahayamu ku nikmati sendiri,
Sedang mereka mengusirku untuk merebutmu kembali.
Aku, kalah padamu,
Mereka menang atasmu,
Lalu aku tersingkir, jatuh tersungkur
Pada harapanku yang tidak pernah terukur.
@dyah_fi Surabaya, 08 Februari 2019
Tidak ada komentar:
Posting Komentar