Selasa, 28 April 2020

April

Hai April. Aku rindu. Rindu menyapamu dengan senyum hangat dan sedikit cerita yang kubuat. Entah, Aprilku rasanya sama saja. Tak ada yang spesial ataupun lebih berarti dari yang sudah-sudah. 
Sebenarnya ada sedikit cerita yang ingin kubagi. Tentang perasaan yang kuciptakan dan aku, jatuh sendirian. Dan lagi-lagi, lukaku bertambah banyak saja. Sebenarnya aku menyadari. Yang kulakukan hanya membuatku patah, lagi. 
Kuat yang kubuat seakan berantakan. Aku menciptakan rasa dan menghancurkan diriku sendiri. Dengan segala pengharapan dan keputusan yang salah.
Aku menjatuhkan hati pada dia yang salah. Dia yang datang, dan menggantukan harapan. Tak ada yang salah diantara kejadian ini. Aku juga tidak melarang rasa itu tumbuh perlahan. Dan sekarang, aku harus bertanggung jawab pada keputusanku sendiri.
Aku sakit, sendiri.
Belum tahu rasanya bangkit, lagi.
April, aku tidak ingin menyalahkanmu, sebenarnya. Tapi lagi-lagi, kejadiannya sama dengan Aprilku 2018 lalu. Dan akhirnya, gagal. 
Aku sudah berusaha menghindar, tapi hati seakan melarang.
Lalu aku, menyalahkan siapa? Dia? Aku? Atau perasaan ?
Bodoh memang!

@dyah_fi Surabaya, 28 April 2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar